November 12, 2014

SOLUSI LULUS CPNS... CEK SOAL-SOAL LATIHANNYA DISINI

Bagi teman-teman yang saat ini sedang mempersiapan diri untuk mengikuti seleksi CPNS 2014. Ada baiknya teman-teman mempelajari beberapa contoh soal latihan CPNS yang saya kumpulkan dari beberapa sumber. Soal-soal ini mudah-mudahnya dapat menjadi informasi yang berguna bagi teman-teman semua.
  1. Yang pertama adalah tryout, yang berisi 100 soal dalam bentuk aplikasi Flash. Filenya dapat diunduh disini.
  2. Simulasi CAT Offline BKN  download disini atau disini.
  3. Kumpulan Soal TKD 
Mungkin hanya sedikit, tapi semoga bisa bermanfaat untuk Anda Semua. Untuk Soal soal cpns yang lain bisa di lihat pada category SOAL CPNS.

Jika butuh bantuan info soal-soal latihan CPNS lainnya.. silahkan berkomentar pada postingan ini.... thanks, semoga membantu!!! 

dari berbagai sumber

Baca juga TRIK supaya LULUS CPNS 2014 disini
Baca Juga Nilai Ambang Batas Kelulusan(passing grade) TKD CPNS 2014 
ngkin hanya sedikit, tapi semoga bisa bermanfaat untuk Anda Semua. Untuk Soal soal cpns yang lain bisa di lihat pada category SOAL CPNS, Semua soal di bagikan secara gratis. - See more at: http://soaltescpns.info/soal-cpns-tes-kompetensi-dasar-tkd/#sthash.pMRvtwjp.dpuf
Mungkin hanya sedikit, tapi semoga bisa bermanfaat untuk Anda Semua. Untuk Soal soal cpns yang lain bisa di lihat pada category SOAL CPNS, Semua soal di bagikan secara gratis. - See more at: http://soaltescpns.info/soal-cpns-tes-kompetensi-dasar-tkd/#sthash.pMRvtwjp.dpuf

Trik Menjawab Soal Ujian CAT CPNS Agar Lulus CPNS Tahun 2014

Materi tes CPNS tahun 2014 kali ini ada 2, yaitu Tes Kompetensi Dasar (TKD) dan Tes Kompetensi Bidang (TKB).
Seluruh peserta seleksi CPNS tahun 2014 wajib mengikuti TKD secara online menggunakan aplikasi CAT baik CAT UKG maupun CAT BKN.
Sementara itu untuk TKB, instansi penyelenggara penerimaan CPNS dapat menyelenggarakannya atau boleh juga tidak. Bentuk TKB ini sendiri beragam, dapat berupa wawancara, tes tulis atau bahkan tes secara online.
Pada kesempatan kali ini yang akan kita bahas adalah trik menjawab soal ujian CAT, yang mengujikan TKD kepada seluruh peserta seleksi CPNS tahun 2014.
Untuk diketahui, materi TKD berjumlah 100 soal, dengan waktu pengerjaan selama 90 menit. Tentu saja kita tidak bisa merata-ratakan lamanya waktu mengerjakan 1 soal, disebabkan tingkat kesulitan soal yang berbeda-beda.

Soal dikelompokkan dalam 3 kelompok yaitu :
  1. Tes Karakteristik Kepribadian (TKP). Jumlah soal TKP adalah 35 soal.Tes ini menguji kemampuan seseorang untuk masalah adaptasi dan berprestasi. Memiliki range nilai 1 sd 5. Setiap opsi jawaban memiliki nilai, jadi WAJIB MENJAWAB SOAL TKP. Sebab jika tidak dijawab maka dipastikan nilainya 0 (nol). Tetapi jika dijawab, masih berpeluang untuk memperoleh nilai 1 sd 5. Nilai total TKP harus melewati batas 70. Sebab nilai TKP yang kurang dari 70 dinilai tidak mempunyai karakteristik yang memadai dan susah untuk dikembangkan.
  2. Tes Intelegensia Umum (TIU). Jumlah soal TIU adalah 30 soal. Tes ini menguji kemampuan intelejensia seseorang.
  3. Tes Wawasan Kebangsaan (TWK). Jumlah soal TWK adalah sebanyak 35 soal. Tes ini menguji wawasan kebangsaan peserta seleksi yang terdiri dari materi-materi tentang Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945 dan amandemennya, tata negara, NKRI.

PENTING
  • Sebaiknya kerjakan soal yang mudah terlebih dahulu. Jangan membiarkan soal kosong tanpa jawaban dan jangan menghabiskan waktu berlama-lama memikirkan sebuah soal sementara soal yang lebih mudah belum dijawab.
  • Kita dapat kembali ke soal yang belum dijawab dengan cara mengklik tombol indikator soal. Indikator soal yang sudah dijawab atau yang belum dapat diketahui dengan tombol nomor soal yang ada dikanan layar (CAT UKG) atau di bawah layar (CAT Bkn). Soal yang belum dijawab berwarna merah, sementara soal yang sudah dijawab berwarna hijau. Jangan pernah mengakhiri ujian CAT jika belum menjawab semua soal, kecuali waktunya telah habis.
  • Secara keseluruhan, 60% soal TIU harus dijawab benar, 50% bagi soal TWK harus dijawab benar, dan 40% untuk soal TKP harus dijawab benar.Kalau kurang dari nilai minimum tiap kelompoknya, meskipun dua kelompok lainnya mendapat nilai tinggi, tetap tidak lulus. Setiap kelompok soal ditandai dengan kode TIU, TKP dan TKW diatas kelompok indikator soal. Jadi setiap peserta dapat mensimulasi dan berhitung perolehan nilai yang bakal diperoleh.
  • Oh ia. yang tak boleh ketinggalan tentu saja berdoa
Soal-soal latihan CPNS dapat dilihat disini.
Baca Juga Nilai Ambang Batas Kelulusan(passing grade) TKD CPNS 2014

dari berbagai sumber

Terima kasih semoga membantu.......

November 06, 2014

PENTING!!! Passing Grade TKD CPNS 2014


Pemerintah telah menetapkan nilai ambang batas (passing grade) Tes Kompetensi Dasar (TKD) CPNS 2014. Passing grade adalah standar nilai akumulatif yang dihitung dengan menggunakan metode tertentu sebagai grade (ukuran) secara terstruktur dan serta sistematis dan hasilnya dapat direlevansikan dengan jenjang tingkat pendidikan tertentu. Dalam hal tes seleksi rekrutmen CPNS ini yang dimaksud dengan passing grade adalah merupakan nilai ambang batas kelulusan ujian dari seorang peserta ujian CPNS.

Ketentuan mengenai ambang batas kelulusan (passing grade) TKD CPNS itu dituangkan dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) No. 29 Tahun 2014 tentang Nilai Ambang Batas Tes Kompetensi Dasar Seleksi CPNS tahun 2014. Dalam Tes Penerimaan CPNS Tahun 2014 ini, pemerintah menaikkan nilai ambang batas (passing grade) kelulusan tes kompetensi dasar (TKD) seleksi CPNS tahun 2014 pada kelompok soal tes karakteristik pribadi (TKP), sementara dua kelompok soal lainnya tetap seperti tahun 2013.

Berikut Passing Grade CONS 2014
Tes Intelegensia Umum (TIU)                  : 75
Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)          : 70
Tes Karakteristik Pribadi (TKP)                : 105
Total Nilai Ambang Batas TKD                : 271

Jumlah Soal dalam TKD CPNS 2014 adalah 100 soal yang akan dikerjakan dalam waktu 90 menit. (Tiap soal TKD berdurasi kurang lebih 52 detik)
100 soal TKD tesebut dirinci sebagai berikut:
Tes Intelegensi Umum 30 soal,
Tes Wawasan Kebangsaan 35 soal,
Tes Karakteristik Pribadi (TKP) 30 soal.

Di tahun ini gambaran penetapan kelulusan tes cpns tahun 2014 ini seperti yang diinformasikan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) memastikan tidak ada toleransi passing grade. Sehingga kriteria lulus tes cpns 2014 ini adalah yang pertama tentunya harus lolos terlebih dahulu dalam hal mengerjakan soal-soal computer assisted test SECARA ONLINE. (cek simulasi CAT online disini atau download versi Offlinenya disini).

CATATAN :
  1. Walaupun total nilai peserta tinggi tetapi jika ada salah satu kelompok soal yang tidak memenuhi passing grade, peserta tes tetap tidak lulus. 
  2. Bagi peserta seleksi CPNS yang dinyatakan lolos TKD, dapat mengikuti tahap seleksi lanjutan, yakni tes kompetensi bidang (TKB) untuk Instansi yang menyelenggarakan, sesuai regulasi. 
  3. SELAIN HARUS LULUS TKD PELAMAR JUGA HARUS LULUS TES KOMPETENSI BIDANG (TKB) INSTANSI MASING-MASING.


Dari berbagai sumber.

PENGUMUMAN CPNS DARI PEMPROV NTT


 
PENGUMUMAN BAGI PARA PELAMAR CPNS PEMERINTAH PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2014 YANG TELAH DINYATAKAN LULUS VERIFIKASI ADMINISTRASI

1.   Pengambilan kartu tes akan dilaksanakan pada :
Tanggal : 10 s/d 12 november 2014
Waktu : pukul 09.00 – 14.00 wita
Tempat : sekolah polisi negara kupang
2.   Pengambilan kartu tes dimaksud wajib diambil oleh peserta yang bersangkutan tanpa diwakilkan.
3. Pada saat mengambil kartu tes peserta wajib membawa check list administrasi penerimaan berkas bagi yang menyerahkan berkas di loket dan bukti pengiriman dan/atau kartu registrasi bagi yang mengirimkan berkas melalui pos.
4.   Apabila sampai dengan batas waktu yang ditentukan peserta belum mengambil kartu tes maka peserta yang bersangkutan akan dinyatakan gugur.
5.   Tes CPNSD pemerintah provinsi nusa tenggara timur tahun 2014 dilaksanakan mulai tanggal 13 – 20 november 2014 bertempat di auditorium politeknik negeri kupang.

Pengumuman selengkapnya bisa di unduh di website nttprov.go.id

KARAKTERISTIK GOOD GOVERNANCE MENURUT UNDP


  • PARTICIPATION
Participation atau partisipasi merupakan suatu bentuk pengikutsertaan komponen-komponen masyarakat dalam pengambilan atau pembuatan keputusan atau kebijakan publik mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan, baik itu secara langsung ataupun melalui lembaga perwakilan yang dapat menyalurkan aspirasi masyarakat.
Partisipasi ini juga merupakan proses pemberdayaan kekuatan rakyat dalam pembangunan dan merupakan salah satu sendi untuk mengukur demokratis tidaknya suatu daerah atau negara dalam sudut pandang partisipasi masyarakat dan kesadaran masyarakat.
Contoh bentuk partisipasi dari masyarakat di NTT misalnya pada tahun 2006 kemarin, dimana pemerintah mengeluarkan sebuah Peraturan Daerah No. 4 tahun 2006 tentang Retribusi Rumah Sakit. Pada awal pembuatan Perda ini pemerintah dengan seenaknya menetapkan suatu kebijakan tanpa mengikutsertakan masyrakat dalam pembuatan Perda ini, akibatnya masyarakat menuntut untuk dicabut atau dibatalkannya Perda No. 4 tahun 2006. Kemudian dengan kewenangannya pihak legislatif memutuskan untuk mengkristalisasikan Perda ini selama satu tahun. Dalam jangka waktu itu pihak eksekutif melakukan tinjauan ulang serta melakukan sosialisasi-solialisasi tentang Perda No. 4 tahun 2006, sehingga pada Januari 2007 Perda No. 4 tahun 2006 dapat diberlakukan kembali.
  • RESPONSIVENESS
Responsiveness atau responsif yang dimaksudkan adalah pemerintah harus cepat dan tanggap terhadap kebutuhan-kebutuhan masyarakat. Yang dituntut disini adalah bagaimana pemerintah harus selalu memperhatikan masyarakatnya dan harus selalu bepihak kepada masyarakatnya.
Dengan adanya otonomi daerah pelayanan pemerintah kepada masyarakat akan lebi baik, karena disetiap daerah sudah ada pemerintahannya sendiri yang mengatur atau mengurus daerahnya sendiri dibandingkan jika pemerintahan masih bersifat sentralisasi, dimana setiap keputusan atau kebijakan yang berhubungan dengan suatu daerah harus menunggu dari pemerintah pusat.
Contohnya adanya pemekaran wilayah seperti yang terjadi di kabupaten Ngada, dimana telah terbentuk suatu kabupaten baru yaitu kabupaten Nagekeo. Dengan adanya pemerintahan yang baru di kabupaten Nagekeo maka, masyarakat disana akan lebih cepat mendapatkan pelayanan dari pemerintah daerah. Misalnya pelayanan dalam bidang kesehatan.
  • TRANSPARENCY
Transparency atau transparansi adalah bentuk keterbukaan pemerintahan dalam membuat kebijakan sehingga dapat diketahui dan diawasi pelaksanaannya oleh masyarakat.
Transparansi ini dibangun atas dasar kebebasan memperoleh informasi. Oleh karena itu dalam hal ini pemerintah dituntut untuk lebih terbuka kepada masyarakat.
Misalnya dalam penyusunan anggaran, masyarakat memiliki hak dan akses yang sama untuk mengetahuiproses anggaran karena menyangkut aspirasi dan kepentingan masyarakat terutama pemenuhan kebutuhan-kebutuhan hidup masyarakat.
Pemerintah NTT sudah bersifat transparansi dalam penyusunan anggaran, namun belum maksimal karena dalam realisasi anggaran tersebut belum sesuai dengan anggaran tersebut. Misalnya anggaran dalam bidang pendidikan sebesar 20% dari APBD, namun dalam realisasinya hanya sekitar belasan persen, yang masih sangat jauh dari apa yang sudah dianggarkan.
  • EFFICIENCY dan EFFECTIVENESS
Dengan adanya otonomi daerah diharapkan tantangan dalam menghadapi era reformasi bisa teratasi apabila kualitas SDM sesuai dengan standarnisasi globalisasi atau telah memenuhi standar. Dengan demikian pengelolaan Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Manusia merupakan paradigma pembangunan Nasional.
Sejalan dengan upaya peningkatan pengelolaan SDA dan SDM maka implikasi otonomi daerah dalam sector pendidikan harus memiliki misi sosial yang tinggi dan peran pendidikan dalam hal ini perguruan tinggi sangat diharapkan. Kedudukan perguruan tinggi disuatu daerah tidak terlepas dari misi kemasyarakatannya. Oleh karena itu peran dan kedudukan perguruan tinggi bukan hanya untuk kepentingan perguruan tinggi semata melainkan untuk kepentingan masyarakat. Perguruan tinggi dengan tridharma memungkinkan dirinya memiliki kedudukan sebagai mitra pemerintah daerah dan masyarakat daerah.
Dengan kedudukan tersebut perguruan tinggi merupakan potensi sumber daya intelektual yang dimiliki masyarakat daerah. Dimana perguruan tinggi menciptakan atau memberikan input-input kebijakan publik kepada pemerintah daerah yang merupakan ekspresi kepentingan rakyat di daerah. Oleh karena itu perguruan tinggi dapat menghasilkan output-output yang berkompeten sehingga tercapainya efesiensi dan efektifitas pada sector public dan mampu menghaddapi era globalisasi yang penuh dengan kompetensi.
Misalnya pemerintah daerah memberikan bantuan berupa beasiswa berprestasi, untuk mencapi kualitas pendidikan yang bagus.


  • CONSENSUS ORIENTATION
Pemberian otonomi daerah harus diikuti serangkaian reformasi di sektor publik. Untuk mewujudkan good governance dibutuhkan reformasi diberbagai sektor. Maka pemberian otonomi daerah merupakan langkah strategis yang harus dilakukan pemerintah secara bersungguh-sungguh.
Sejalan dengan perlunya dilakukan reformasi sektor publik, maka pemerintah daerah diberi keleluasaan untuk mengelola dan memanfaatkan sumber penerimaan daerah yang dimilikinya sesuai dengan aspirasi masyarakat daerah. Dalam hal ini pemerintah daerah diharapakan tidak hanya orientasi pada suatu daerah saja, melainkan keseluruhan daerah yang menjadi bagian dari daerahnya.
Powered by Blogger.

 

© 2013 Undermind. All rights resevered. Designed by Templateism

Back To Top